Dewan penasehat Peradi ikut ungkap harta dalam program Tax Amnesty

Dewan Penasehat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Lucas, siang tadi mendatangi Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jakarta Selatan. Kedatangan Lucas yang juga merupakan Kurator Senior ini untuk mengikuti program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty.

peradi

Lucas yang juga pendiri dan menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI) mengaku sangat lega dan gembira karena telah mengungkapkan hartanya, serta membayar uang tebusan atas pengakuan harta yang dilakukannya sebagai bentuk dukungannya untuk ikut mensukseskan program Tax Amnesty.

“Saya mengajak dan mengimbau agar rekan-rekan seprofesi advokat dan kurator turut serta mendukung program Tax Amnesty,” ucap Lucas di Jakarta, Rabu (28/9).

Menurut Lucas, banyak wajib pajak selama ini belum menyampaikan seluruh hartanya atau masih menggunakan jasa SPV dan structure financial, karena situasi yang belum kondusif. Namun sekarang ini, dengan adanya jaminan kepastian hukum UU Tax Amnesty dan adanya pemerintahan yang berdaulat dan lebih kredibel di bawah pemerintahan Presiden Jokowi, Lucas yakin, sistem dan pelayanan perpajakan akan semakin profesional dan masyarakat akan menjadi patuh dan bangga membayar pajak.

Selanjutnya, Lucas mengimbau agar rekan-rekan seprofesinya serta para pengusaha atau siapapun segera tinggalkan dunia SPV tax heaven, karena di tahun 2018, semua akan terbuka, berdasarkan persetujuan pertukaran data informasi keuangan perbankan antar negara secara otomatis.

“Saya apresiasi pelayanan kantor wilayah Jakarta Selatan Satu yang sangat memuaskan dalam memfasilitasi keikutsertaan di program pengampunan pajak. Benar-benar ramah, menyenangkan, profesional, sistematis, dan tidak bertele-tele,” tegasnya.

Lucas berharap, Tax Amnesty akan sukses dan mengangkat citra Indonesia di mata dunia Internasional.

Sebelumnya, Staf Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanadi menyebut, realisasi program Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak periode pertama melampaui batas ekspektasi kalangan dunia usaha. Para pengusaha memperkirakan Tax Amnesty hanya mampu menyumbang Rp 60-Rp 70 triliun untuk penerimaan negara.

“Jadi ini sudah cukup baik kalau tembus segitu,” ujarnya di JCC, Jakarta, Rabu (28/9).

Hingga akhir periode pertama pada September ini, Tax Amnesty diprediksi bisa menyumbang Rp 80 triliun. Saat ini, kata Sofjan, uang tebusan sudah melewati Rp 70 triliun.

Kendati demikian, dia mengaku pesimis dengan target pemerintah secara keseluruhan amnesty pajak sebesar Rp 165 triliun untuk uang tebusan, Rp 4.000 triliun untuk deklarasi harta, serta Rp 1.000 triliun untuk repatriasi.

“Kalau sampai akhir periode Rp 100 triliun. Tidak mungkin tercapai target, memang terlalu tinggi kita sudah bilang itu ketinggian dari awal,” ungkapnya.

sumber : merdeka.com

 

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: