Tahu Bulat Amnesty

37Tiba-tiba ada satu variabel ekonomi yang belakangan ini semakin sering disebut para pelaku bisnis dan pengamat. Variabel itu adalah pengampunan pajak (tax amnesty). Kebijakan pengampunan pajak telah menjadi salah satu “penentu arah” ekonomi Indonesia tahun ini dan selanjutnya.

Istilah tax amnesty semakin sering terlontar bukan lagi sekedar sebagai sebuah rencana kebijakan pemerintah. Pengampunan pajak diyakini bakal menjadi program terobosan super yang akan membawa dampak keberhasilan ekonomi.

Oleh karena itu, resmi tidak resmi, sebagian pelaku bisnis maupun pengamat ekonomi telah menyusun dua skenario proyeksi bisnis atau ekonomi mereka. Skenario pertama disusun dengan kondisi program pengampunan pajak bergulir tahun ini. Skenario ini tentu bernada lebih optimis. Skenario kedua, bernada sebaliknya, andaikata tax amnesty kembali menjadi mimpi.

Tak sedikit orang yang menanti pemberlakuan tax amnesty laksana menanti tiupan angin sejuk dari surga menerbangkan jutaan lembar uang jatuh ke hadapan kita.

Di pasar modal, misalnya, sejak awal tahun lalu mulai berkembang anggapan bahwa pemberlakuan program pengampunan pajak tahun ini akan mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendaki lebih tinggi. Tarik ulur pembahasan RUU Pengampunan Pajak yang sempat terjadi di DPR dianggap turut mempengaruhi fluktuasi IHSG.

DI sektor property juga begitu. Ada saja pelaku bisnis property yang sangat berharap agar tax amnesty jadi berlaku tahun ini. Muncul anggapan bahwa dana triliunan rupiah akan membanjiri Indonesia begitu “pintu air” pengampunan pajak dibuka. Sebagian di antaranya akan terpakai untuk belanja property.

Harapan serupa juga tertanam di benak banyak pelaku bisnis yang lain; mulai pebisnis ritel, manufaktur, sampai produsen barang konsumsi. Optimisme yang sama juga menjangkiti para investor; dari pengepul saham, kolektor reksadana, sampai penggemar surat utang. Ya, tax amnesty yang konon akan efektif berlaku Juni nanti, tiba-tiba menjadi faktor penentu analisis dan pengambilan keputusan ekonomi.

Aura kebijakan pengampunan pajak saat ini mengingatkan kita pada pembangunan infrastruktur yang mampu menjadi katalis optimisme public awal pemerintahan Jokowi lalu. Namun, mungkin, ada orang yang menganggapnya seperti promosi tahu bulat yang dijajakan keluar masuk kompleks :  digoreng dadakan…gurih,gurih,gurih!

 

Sumber: KONTAN

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: