
Jakarta – Masuk September 2016 yang disebut bulan madunya amnesti pajak, SPH (Surat Pelaporan Harta) rata-rata mencapai 1.883 per hari. Ini diprediksi bakal naik sampai akhir bulan.
Ken Dwijugiasteadi, Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan menuturkan, secara rata-rata jumlah SPH per hari meningkat sangat signifikan. Dari hanya 25 SPH di Juli 2016 menjadi 705 per hari di Agustus.
“Sampai saat ini jumlah harta repatriasi dan deklarasi luar negeri sebagian besar berasal dari Singapura, Australia, Swiss, Amerika Serikat, dan Virgin Island (British),” kata Ken di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (6/9/2016).
“Untuk Singapura masih mendominasi dari repatriasi. Dengan nilai tebusan Rp 6 triliun dan deklarasinya Rp 30 triliun. Totalnya menjadi Rp 36 triliun. Disusul Australia, uang tebusannya Rp 124 miliar dan deklarasi Rp 2,4 triliun,” lanjut pria alumni Unibraw, Malang, Jawa Timur ini.
Ken melanjutkan, kelompok harta yang paling besar dideklarasi adalah kas dan setara kas (36,25%), diikuti investasi dan surat berharga (26,80%) dan tanah, bangunan serta harta tak gerak lainnya (16,34%).
“Harapannya sampai akhir September kelompok harta apa yang dideklarasikan, kas dan setara kas jumlahnya Rp 87 triliun. Disusul investasi surat berharga Rp 64 triliun piutang dan lain-lain,” ujar Ken.
Sumber : inilah.com
Penulis : Uji Sukma Medianti
http://www.pengampunanpajak.com
Kategori:Pengampunan Pajak
Tok! Daftar 52 RUU Prolegnas Prioritas 2025, RUU Sisdiknas Masuk
PANDUAN LANGKAH DEMI LANGKAH DALAM MELAKUKAN PENGISIAN DAN PELAPORAN PPS – PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Slide Pengampunan Pajak 2022 – Slide Program Pengungkapan Sukarela – Slide Tax Amnesty Jilid 2
Tinggalkan komentar