Realisasi Tax Amnesty

13Rupanya libur lebaran benar – benar mengisi energi para pelaku pasar saham. Pasca libur lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung kembali melesat, melanjutkan penguatan yang sudah mulai terjadi di pengujung semester satu, sebelum libur lebaran.

Pekan lalu, IHSG melesat hingga mencapai level penutupan di 5.133,93 (13/7). Ini adalah posisi  penutupan tertinggi setahun terakhir. Cuma, tertinggi setahun terakhir. Cuma, pada perdagangan Kamis (14/7), indeks saham mengalami koreksi dan ditutup di 5.083,54

Meski begitu, analis menilai koreksi yang terjadi sebagai koreksi yang wajar lantaran IHSG sudah naik cukup tinggi. “Kalau IHSG masih bisa bertahan di kisaran 5.150-5.130, maka koreksi yang terjadi kami lihat masih sehat,” kata Heldy Arifien, analis KDB Daewoo Securities Indonesia.

Investor asing juga masih rajin menanamkan dana di pasar saham. Selama empat hari pertama perdagangan pekan lalu investor asing masih terus mencatatkan posisi beli bersih, meski nilai beli bersihnya cenderung menurun. Pada periode tersebut, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp 4,47 triliun. Kamis lalu, posisi beli bersih investor asing mencapai Rp 511,04 miliar.

Masih seperti pekan sebelum libur lebaran, selama sepekan terakhir lalu pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh sentiment positif pengesahan beleid pengampunan pajak (tax amnesty). Sepanjang pekan lalu, Pemerintah sibuk mempersiapkan implementasi program yang diharapkan bisa membawa masuk dana sebesar Rp 165 triliun ke dalam negeri ini.

Memang, penerapan beleid ini menemui batu kerikil. Yayasan Satu kadilan (YSK) bersama Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) mengajukan gugatan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait aturan tax amnesty ini. Kementerian Keuangan sudah menyusun tim untuk menghadapi gugatan ini. Kemkeu meyakini pihaknya akan memenangkan gugatan tersebut.

Selain itu, pemerintah juga sudah bersiap menampung dana yang masuk lewat program tax amnesty ini. Pemerintah telah menunjuk tujuh bank nasional sebagai bank persepsi untuk menampung uang tebusan dari kebijakan pengampunan pajak tersebut.

Gerak cepat Pemerintah memberlakukan tax amnesty ini memberi sentimen positif pada pasar. “Orang – orang sudah berpikiran tax amnesty akan berhasil, dan saat ini Pemerintah sudah mulai sosialisasi. Ini memperkuat keyakinan pasar tax amnesty akan berjalan lancar dan berhasil,” kata Suria Dharma, Kepala Riset Buana Capital.

Mulai wait dan see

Sentimen dari pemberlakuan tax amnesty ini masih akan mempengaruhi pergerakan indeks saham sepekan ke depan. Cuma, daya dorong pemberlakuan tax amnesty ke indeks saham tidak akan sebesar selama dua pekan sebelumnya.

Pasalnya, setelah pelaku pasar sangat optimistis selama dua pekan sebelum ini, kini para pelaku pasar mulai memasuki mode wai and see. “Pekan ini pelaku pasar akan mulai melihat aksi konkrit dari penerapan tax amnesty,” cetus Heldy.

Pelaku pasar akan mulai melihat keseriusan Pemerintah menjalankan beleid pengampunan pajak tersebut. Selain itu, pelaku pasar juga akan fokus pada berapa banyak wajib pajak yang meminati program ini, serta berapa banyak dana yang masuk. Apalagi, pemerintah berniat menggunakan dana repatriasi dari program tax amnesty ini untuk menambal defisit pada anggaran belanja. “Selanjutnya semua tergantung dari implementasi program ini,” kata Suria.

Karena itu, para analis menyarankan investor juga mencermati perkembangan seputar penerapan tax amnesty. Pasar akan bereaksi negatif bila muncul sinyal tax amnesty tidak berjalan lancar, begitu pula sebaliknya.

Lantaran pelaku pasar mulai memasuki mode wait and see, para analis menilai pekan ini indeks saham akan masuk dalam fase konsolidasi, meski masih ada kecenderungan menguat. Potensi penurunan memang ada. “Tapi akan sangat terbatas,” prediksi Heldy. Menurut dia, penurunan yang terjadi hanya sebatas koreksi sehat.

IHSG juga sulit melanjutkan kenaikan lantaran harga saham-saham berkapitalisasi besar sudah naik cukup tinggi. Selain itu, pelaku pasar juga masih menunggu pengumuman Bank Indonesia terkait suku bunga.

Heldy memprediksi, selama sepekan ke depan, IHSG bakal bergerak di kisaran 4.995-5.200. sementara prediksi Suria lebih konservatif. Menurut perhitungan Suria, IHSG berpeluang bergerak di kisaran 5.000- 51.00. Pasalnya, peluang IHSG terkoreksi akibat aksi profit taking cukup besar setelah IHSG naik tinggi selama dua pekan perdagangan terakhir.

Para analis menyarankan investor bisa melakukan aksi beli di saham-saham lapis kedua. Pasalnya, harga saham-saham berkapitalisasi besar sudah cukup tinggi.

Selamat berinvestasi.

Penulis : Melati Amaya Dori, Francisca Bertha Vistika

 

Sumber: Tabloid Kontan 18 Juli 2016 s.d 24 Juli 2016

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: