Asuransi BUMN Harus Cerdik Tangkap Dana Amnesti Pajak

Jakarta– Perusahaan asuransi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta menyiapkan instrumen menarik untuk menangkap dana tax amnesty. Pasalnya, membaiknya iklim investasi bagi pasar modal, harusnya bisa dimanfaatkan untuk menangkap peluang tax amnesty tersebut.

Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, selain soal daya saing dan pengembangan bisnis yang kurang dibanding swasta, ada beberapa faktor yang mengakibatkan hal tersebut terjadi. Pertama, belum ada aturan pelaksanaan tentang investasi di bidang asuransi untuk menyambut repatriasi dana amnesti pajak. Tapi, kata dia, itu juga terjadi di instrumen keuangan lain seperti reksadana, Surat Utang Negara (SUN), obligasi, deposito belum ada juklak teknis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua, sektor asuransi adalah jasa pendukung tergantung dari sektor riil yang membutuhkan jasa proteksi asuransi seperti infrastruktur, manufacturing, pertambangan, pariwisata dan lainnya yang lebih dulu menyerap dana repatriasi,” katanya dalam siaran pers yang diterima, Selasa (9/8).

Ketiga, asuransi adalah long term businesssedangkan tax amnesty bersifat jangka pendek meskipun dibatasi minimal 3 tahun dana mengendap. Keempat, investasi di asuransi bukan merupakan prioritas dalam penggunaan dana repatriasi pada skema pengampunan pajak.

Menurutnya, perusahaan asuransi milik negara seperti Jiwasraya, Taspen dan lainnya harus segera mengejar ketertinggalan dari swasta. Tapi seharusnya, yang paling siap menyerap dana repatriasi adalah Bumiputera. Karena usaha asuransi mutual yang dibangun sejak 1912 ini sudah sejak beberapa tahun silam diminta OJK melakukan restrukturisasi manajemen agar bisa lebih fleksibel dan kompetitif di dunia usaha yang sudah mengalami demikian banyak perubahan.

“Dengan melakukan rekstrukturisasi organisasi dan manajemen, diharapkan bisa memperbaiki kinerja perusahaan yang lebih banyak memfokuskan diri pada asuransi di dunia pendidikan tersebut, khususnya di kalangan masyarakat menengah ke bawah,” kata pendiri Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (Kupas) tersebut.

Sumber : Beritasatu.com

Penulis: Lona Olavia

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: