Target Konservatif, TOTO Berharap Tuah Tax Amnesty

46JAKARTA. Perlambatan bisnis properti menyulitkan produsen saniter PT Surya Toto Indonesia Tbk mencetak penjualan lebih banyak tahun ini. Situasi semakin sulit saat pasar ekspor menyusut karena turunnya daya beli.

Melihat kondisi ini, manajemen emiten berkode  saham TOTO di Bursa Efek Indonesia ini membidik target penjualan sama dengan tahun lalu. Artinya, TOTO membidik penjualan Rp 2,2 triliun.

Sampai  kuartal  pertama 2016, TOTO menorehkan penjualan Rp 538 miliar atau turun 8% ketimbang penjualan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 585 miliar.

Lebih detail, kontribusi penjualan dari pasar lokal turun 7,3% menjadi Rp 404 miliar. Begitu juga dengan ekspor yang turun 10% menjadi Rp 134 miliar. Hanafi  Atmadiredja, Presiden Direktur TOTO bilang, meski target penjualan stagnan, namun secara kuantitas  target penjualan TOTO tahun ini turun sebesar 7%.

Sebagai kompensasi, TOTO menaikkan  harga  7%,  agar TOTO bisa stabil.  “Maka  itu, kami harap pendapatan kami tahun ini sama dengan tahun lalu,” kata Hanafi  di Jakarta, Senin (06/06).

Meski  target  konservatif, namun  manajemen  TOTO masih punya harapan kenaikan penjualan lebih tinggi jika pemerintah merilis kebijakan tax amnesty. Hanafi  bilang, kebijakan tersebut bisa menjadi  stimulus  positif  bagi TOTO. “Kebijakan itu bisa jadi bonus,” tambah Hanafi

Kebijakan tax amnesty diharapkan  menggairahkan penjualan properti. Nah, jika bisnis  properti  menggeliat, diharapkan  bisa  mendongkrak permintaan saniter, fitting dan peralatan sistem dapur yang diproduksi TOTO. Setia Budi Purwadi, Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan TOTO menambahkan, saat ini penjualan TOTO terbesar berasal dari penjualan ritel atau konsumen langsung sebesar 70%. Sisanya, untuk korporat yang menggarap properti.

Soal pasar ekspor, tahun ini TOTO belum memiliki rencana menjajaki pasar baru kare-na  kondisi  ekonomi  belum stabil. “Untuk  pasar  ekspor baru  tergantung  dengan  jaringan principal TOTO di Jepang,” papar Setia.

Asal tahu saja,  produk TOTO telah diekspor ke-20 negara seperti Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Korea, dan China. Dari sisi produksi, tahun lalu TOTO telah  memproduksi  saniter sebanyak 2,1 juta pieces. Adapun lokasi pabrik saniter berlokasi di Cikupa, Tangerang dengan 7 line produksi.

Adapun pabrik fitting TOTO berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan dengan utilitas pabrik 100%. Adapun pabrik peralatan sistem dapur TOTO ada  di  Pasar Kemis,  Tangerang dengan utilisasinya 60%.

Hanafi  bilang, meski pasar lesu, namun tak menyurutkan semangat mereka menambah produksi. Bulan Februari lalu, TOTO memperluas pabrik saniter di Surabaya yang saat ini masuk tahap konstruksi. “Diharapkan bisa  selesai pertengahan tahun 2017 mendatang,” jelas Hanafi.

Untuk ekspansi ini, TOTO menggelontorkan  dana US$ 28 juta yang diambil dari pinjaman bank dari Jepang dan kas internal. Pabrik saniter di Surabaya tersebut direncanakan mampu produksi 300.000 pieces saniter per tahun . Jika nanti beroperasi,  total  produksi saniter TOTO naik 12-13%. Sementara untuk kontribusi ke pendapatan, Setia bilang belum bisa diprediksi karena harga akan berubah.

Selain memperluas pabrik, TOTO juga membangun head office baru di Jakarta dengan dana US$ 18,5 juta. Selain ekspansi  produksi,  tahun  ini TOTO alokasikan belanja modal US$ 4,8 juta untuk perbaikan dan perawatan mesin.

Sumber: Harian Kontan , Selasa 7 Juni 2016

Penulis : Juwita Aldiani

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: