UU Tax Amnesty Dorong Pertumbuhan Sektor Properti

20

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Realestat Indonesia (REI) Eddy Hussy menyambut baik pengesahan Undang-Undang tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Dengan diterapkannya tax amnesty, menurut dia, perekonomian Indonesia akan menjadi lebih baik karena uang yang beredar di pasar akan lebih banyak.

“Ini mendorong ekonomi lebih bisa berputar. Properti akan lebih mudah terjangkau oleh masyarakat. Perusahaan-perusahaan besar akan berinvestasi ke infrastruktur. Dengan demikian, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan di sektor riil, khususnya properti,” kata Eddy saat dihubungi, Rabu, 29 Juni 2016.

Eddy mengatakan, dengan semakin berkembangnya sektor riil, khususnya properti dan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi akan meningkat. “Kalau sektor riil hidup dan berputar, ekonomi akan jalan. Ekonomi akan tumbuh seiring dengan terciptanya lapangan kerja dan lain sebagainya,” ucapnya.

Menurut Eddy, beberapa pengusaha properti yang tergabung dalam REI sudah menunjukkan ketertarikannya untuk mengikuti program tax amnesty. “Anggota REI ada, tapi tidak banyak. Pengusaha properti luar REI juga pasti ada. Di luar juga sering ada yang tanya, apakah tax amnesty jalan? Kapan jalan?”

Eddy menilai, banyak kalangan masyarakat yang sudah mengetahui tax amnesty. Namun, pemerintah perlu lebih mensosialisasikan kebijakan itu agar masyarakat menengah ke bawah bisa memanfaatkannya. Apalagi, terdapat ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk ikut dalam program tersebut.

REI, menurut Eddy, akan turut membantu mensosialisasikan UU Tax Amnesty sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah terhadap kebijakan tersebut. “Pasti akan bantu. Kami akan sosialisasi. Setiap peraturan yang keluar terkait sektor properti, selalu kami sampaikan ke pengurus di daerah untuk disebarkan ke anggota.”

Pada 28 Juni kemarin, Rancangan Undang-Undang tentang Pengampunan Pajak disahkan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat. Asumsi penerimaan dari tax amnesty sebesar Rp 165 triliun dimasukkan ke APBN-P 2016. Tax amnesty tersebut diberlakukan pada 1 Juli 2016 hingga 31 Maret 2017.

sumber : TEMPO

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: