Pemerintah berencana untuk membentuk tujuh tim khusus di lingkungan Direktorat jenderal Pajak, guna menangani wajib pajak (WP) besar yang akan mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty). Mengingat, jumlah WP besar yang ikut program tersebut masih minim.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berharap, dengan banyaknya WP besar yang masuk, maka dana repatriasi yang mengalir ke dalam negeri akan lebih tinggi, sehingga target dari program tersebut bisa tercapai.
“Di kantor pusat mungkin perlu tujuh tim masing-masing 5-6 orang, masing-masing dapat tugas,” ungkap Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (1/9).
Dia menambahkan, ada sekitar kurang lebih empat puluhan orang dari tujuh tim tersebut, di mana dari masing-masing tim beranggotakan lima hingga enam orang. Meski begitu, mereka akan dipanggil terlebih dahulu sebelum menjalankan tugasnya.
“Nanti pelan-pelan secara bertahap dipanggil, diundang, dipersilakan untuk gunakan kesempatan,” imbuhnya.
Darmin sendiri enggan menanggapi terkait penindakan kepada wajib pajak yang tidak mengikuti Tax Amnesty. Menurutnya, upaya untuk menyukseskan program ini menjadi fokus utama pemerintah.
“Jangan ngomong dulu soal penindakan lah. Yang kita bicarakan sukseskan Tax amnesty dulu. Jadi Tax Amnesty itu masuk uang tebusannya, juga masuknya dana dari luar,” jelas dia.
Sumber : MERDEKA
http://www.pengampunanpajak.com
info@pengampunanpajak.com
Kategori:Pengampunan Pajak

Tok! Daftar 52 RUU Prolegnas Prioritas 2025, RUU Sisdiknas Masuk
PANDUAN LANGKAH DEMI LANGKAH DALAM MELAKUKAN PENGISIAN DAN PELAPORAN PPS – PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Slide Pengampunan Pajak 2022 – Slide Program Pengungkapan Sukarela – Slide Tax Amnesty Jilid 2
Tinggalkan komentar