Dirjen Pajak: Beli Rumah dari Gaji, Tak Perlu Ikut Tax Amnesty

ilustraipajak2

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menjawab pernyataan saksi ahli dalam sidang lanjutan judicial review UU Tax Amnesty.

Ken menegaskan, tax amnesty adalah hak semua masyarakat. Dia menekankan, tax amnesty bukan kewajiban dan masyarakat tidak diharuskan mengikuti tax amnesty.

“Jadi kalau saya punya mobil dan rumah yang dibeli dengan gaji, tidak perlu ikut tax amnesty,” kata Ken di Mahkama Konstitusi, Rabu (28/9/2016).

Dia menjelaskan, seorang dosen yang memiliki penghasilan dari beberapa universitas, ketika diakumulasi pendapatannya bisa dikenakan tarif progresif 5 persen atau 10 persen, bahkan 15 persen. Jadi pajak yang sudah dipotong bendahara universitas lebih kecil dari yang seharusnya disetor karena bisa dipungut pajak sesuai Pasal 25 dan 29.

“Karyawan selalu nihil pajaknya, jangan dibilang mereka tidak bayar pajak. Itu karena sudah dipotong oleh bagian keuangan perusahaan,” tambahnya.

Ken juga merincikan tata cara pelaporan pajak. Dia bilang, dalam mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak harus lengkap, benar, dan jelas. Dengan begitu, semua harta yang dimasukkan ke SPT jelas asal usulnya.

“Jadi kalau ada orang yang lupa bayar pajak, saya tidak sebut pengemplang pajak ya, dia bisa gunakan haknya ikut tax amnesty atau pembetulan SPT. Termasuk seorang janda yang punya warisan dan penghasilannya hanya dari pensiunan atau di bawah PTKP, maka tidak ikut tax amnesty tidak apa‎. Jadi kita tidak memberatkan rakyat kecil,” tambahnya.

Menurutnya, tujuan dari tax amnesty bukan sekedar uang tebusan. Melainkan membawa kembali uang Warga Negara Indonesia (WNI) yang disimpan di‎ luar negeri ke Indonesia atau repatriasi.

“Investasi banyak, penyerapan tenaga kerja lebih banyak, daya beli naik, dan otomatis memberikan subjek dan objek pajak baru. Ekonomi bisa tumbuh,” tukasnya.

Sumber: OKEZONE

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: