Sinar Mas Tunggangi Amnesti Pajak

Hasil gambar untuk sinar mas land

Sinar Mas Land menyiapkan tiga proyek mixed used di Jakarta dan Riau dengan nilai investasi sekitar Rp 8,6 triliun

JAKARTA. Kelompok usaha properti milik Grup Sinar Mas, Sinar Mas Land, tengah merancang agenda besar di Jakarta dan Riau. Perusahaan ini menyiapkan tiga proyek multifungsi atau mixed use.

Harapannya, ketiga proyek anyar tersebut bisa menjadi instrumen pilihan bagi investor. Utamanya, kalangan peserta program amnesti pajak yang membawa masuk dana ke dalam negeri (repatriasi). Sinar Mas Land menyiapkan tiga proyek di dua wilayah tersebut. Adapun total nilai investasi tiga proyek itu sekitar Rp 8,6 triliun.

Perincian tiga proyek tersebut meliputi, pertama, proyek mixed use di Tanjung Barat, Jakarta. Proyek seluas 5,4 hektare (ha) itu terdiri dari apartemen dan area ritel. Nilai investasi pembangunan proyek sekitar Rp 2 triliun. Sinar Mas Land melego harga jual apartemen mulai Rp 30 juta per meter persegi (m²).

Kedua, proyek apartemen Aerium di Taman Permata Buana, Jakarta. Aerium terdiri atas dua menara apartemen dengan harga jual perdana Rp 30 juta per m². Perusahaan juga akan melengkapi proyek yang menelan investasi Rp 2,6 triliun ini dengan area ritel.

Ketiga, proyek mixed use di Nuvasa Bay Batam, Kepulauan Riau yang berupa apartemen, area ritel dan rumah tapak. Harga rumah tapak sekitar Rp 1 miliar-Rp 15 miliar per unit. Sementara harga jual apartemen Rp 500 juta-Rp 1 miliar per unit.

Proyek akan diluncurkan bertahap. Pada tahap pertama atau kuartal IV ini, Sinar Mas Land meluncurkan kondominium dan rumah tapak di lahan seluas 5 ha. Totalnya meliputi 400-500 unit kondominium dan 200 unit rumah tapak.

Genjot pemasaran

Asal tahu, Sinar Mas Land memiliki tabungan lahan atawa landbank seluas 228 hektare (ha) di Batam. Perusahaan bermaksud mengembangkan lahan di sana dalam lima tahun hingga delapan tahun ke depan. Adapun perusahaan itu menyiapkan total investasi hingga Rp 4 triliun.

Selain menggelar proyek, Sinar Mas Land juga memasang strategi penjualan properti dengan meluncurkan program pemasaran bernama price amnesty. Program ini juga menunggangi popularitas istilah tax amnesty.

Sinar Mas Land membidik transaksi price amnesty hingga Rp 3 triliun.

Sinar Mas Land yakin, program diskon maupun proyek anyar bakal berdampak positif pada kinerja penjualan mereka. “Penjualan properti kuartal III tumbuh 3%-5% dibanding kuartal sebelumnya, kami optimistis pasar semakin membaik,” kata Ishak Chandra, Chief Executive Officer Strategic Development and Services Sinar Mas Land Group, Senin (10/10).

Sebagai catatan, program price amnesty atau pengampuan harga, adalah program potongan harga untuk pembeli properti hingga akhir Desember 2016. Program hanya berlaku untuk proyek Sinar Mas Land yang sudah meluncur sampai dengan tahun 2015 dan dibagi dalam dua tahap.

Sinar Mas Land menyediakan 4.900 unit kaveling tanah, apartemen dan rumah tapak dalam program tersebut. Ribuan unit produk itu tersebar di berbagai proyek, antara lain BSD City Serpong, The Elements, Kota Wisata Cibubur, Grand Wisata Bekasi dan Grand City Balikpapan.

Sinar Mas Land membidik transaksi antara Rp 2,5 triliun-Rp 3 triliun dari price amnesty. Namun, perusahaan tersebut tak mau menyebutkan kontribusi pendapatannya terhadap target penjualan tahun ini. “Kami tidak menyampaikan target, karena kami ini grup,” kata Ishak.

Tahun ini, lewat PT Bumi Serpong Damai Tbk saja, Sinar Mas Land menargetkan pendapatan pra penjualan sekitar Rp 6,89 triliun. Realisasi per semester I mencapai Rp 2,5 triliun. Bumi Serpong Damai adalah kontributor terbesar Sinar Mas Land

Sumber : Harian Kontan 11 Oktober 2016

Penulis : Dina Mirayanti Hutauruk

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: