Tim Ekonomi Jadi Sorotan

JAKARTA, (PR).- Tim Ekonomi dalam kabinet kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi sorotan publik. Kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi yang paling tersorot karena ada yang menyambutnya dengan antusias dan ada pula yang setengah hati bahkan tidak suka karena mengingat masa lalunya.

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) Yenny Sucipto justru menyayangkan Jokowi memilih Sri Mulyani. Ada tiga alasan yang dikaitkan dengan integritas Sri Mulyani. Pertama, Sri Mulyani yang masih dalam bayang-bayang kasus korupsi Century yang belum tuntas. Kedua, dia juga pernah diperiksa dalam kasus penjualan kondensat oleh PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang belum tuntas. Ketiga, latar belakang Sri Mulyani di Bank Dunia yang secara tidak langsung memiliki pemikiran dan ideologi lembaga itu.

“Kalau pemikiran dan ideologi lembaga itu diterapkan dalam sistem anggaran APBN kita, akan pro utang luar negeri untuk pembiayaan publik dan sosial, serta adanya ancaman kebijakan-kebijakan keuangan dengan rasa neoliberal,” kata Yenny.

Padahal, menurut Fitra, ada banyak pekerjaan rumah Menteri Keuangan. PR itu seperti, menggenjot penerimaan pajak yang baru mencapai 30 persen dari total target pajak, menggenjot penyerapan anggaran pemerintah, termasuk kementerian lain yang saat ini rata-rata baru 31 persen setiap kementerian, meningkatkan penerimaan negara bukan pajak dari BUMN sebagai konsekuensi pemberian PMN mencapai Rp 100 triliun dalam dua tahun ini.

Selain itu juga masih ada pekerjaan mengentaskan kemiskinan, mereformasi sistem perpajakan, program pengampunan pajak, menghentikan utang luar negeri, menyelamatkan dana transfer daerah dan dana desa harus dari mafia anggaran di DPR, dll.

“Fitra merekomendasikan agar menteri keuangan memahami nawacita sebagai perisai penyusunan APBN agar tidak rasa pasar dan neoliberal,” kata Yenny.

Sumber : pikiran-rakyat.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

 



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: