Terlalu Prematur untuk tentukan Tax Amnesty Gagal

Ilustrasi Opini - Menyoal Rencana Penerapan Tax Amnesty

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu mencatat, pada akhir Juli dana repatriasi yang masuk dari program pengampunan pajak atau tax amnesty telah mencapai Rp579 miliar. Angka ini cukup kecil, mengingat ekspektasi akan tax amensty yang begitu besar.

Pengamat perpajakan dari Universitas Indonesia (UI), Danny Darussalam, Sejak UU Tax Amnesty disahkan sampai dengan saat ini, wajib pajak masih dalam tataran mempelajari dan mengonfirmasikan segala sesuatu yang terkait tax amnesty.

“Jadi masih sangat prematur untuk bisa menilai yang ikut Tax Amnesty apakah masih sedikit atau belum,” kata dia kepada Okezone di Jakarta.

Meski demikian, dia melihat ketertarikan masyarakat akan program pengampunan pajak ini tidak bisa dibilang rendah. Cobtoh saja ketika Presiden Joko Widodo dan Menkeu Sri Mulyani mengadakan sosialisasi di JIEXPO.

“Yang jelas animo atau antusias masyarakat dalam menyambut tax amnesty sangat luar biasa, yang tidak pernah ada sebelumnya dalam menanggapi kebijakan pajak. Artinya ini menunjukkan awal yang baik dari TA sebagai suatu kebijakan,” tuturnya.

Sekadar informasi, Jokowi pertama kali memberikan sosialisasi di Surabaya dengan laporan undangan sebesar 2.000, namun yang hadir sebesar 2.700. Pada sosialisasi tax amnesty kedua yang dilakukan langsung di Medan, orang nomor satu di Indonesia itu mendapatkan laporan awal akan dihadiri oleh 3.000 orang, namun yang hadir saat acara sebanyak 3.500 orang.

Sementara di JIEXPO Kemayoran, yang hadir mencapai 10.000 orang. Untuk memastikan kebenaran 10.000 orang yang mengikuti sosialisasi pengampunan pajak ini, Jokowi pada saat tiba di ruang acara langsung berjalan di tengah-tengah para peserta mulai dari depan hingga belakang.

Sumber : OKEZONE

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar