Pemerintah Tidak Pangkas Anggaran Sosialisasi Empat Pilar

 

RMOL. Pimpinan MPR RI bersama pimpinan Fraksi MPR menggelar rapat konsultasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, di Ruang Delegasi Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (15/8).

Hadir Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta, EE Mangindaan, Hidayat Nur Wahid dan Mahyudin, termasuk Ketua Banggar MPR Idris Laena.

Pada kesempatan itu, Zulkifli meminta agar Sri menjelaskan situasi terkini perekonomian Indonesia, dunia, termasuk perkembangan program pengampunan pajak (tax amnesty).

Sri pun memberi penjelasan mengenai gambaran ekonomi level dunia yang saat ini tengah mengalami perlambatan. Menurutnya, pelambatan ekonomi dunia sudah terjadi sejak tahun 2014 silam. Suka tidak suka, hal itu pun mempengaruhi kondisi perekonomian di Indonesia. Terlebih harga komoditas dan ekspor impor di berbagai belahan dunia juga mengalami penurunan.

Selain itu juga Sri memberikan laporan terbaru mengenai tax amnesty. Jelas dia, meski belum lama diberlakukan, namun diharapkan target yang telah dicanangkan pemerintah bisa tercapai.

Kemudian Sri juga merasa perlu melakukan koreksi target pendapatan dalam negeri yang tercantum dalam APBN 2016. Sehingga ia menilai perlu ada penyesuaian kembali terhadap pengeluaran negara.

“Kita hanya akan melakukan penghematan. Kami mengambil berbagai anggaran yang lebih. Yang pasti anggaran prioritas, seperti untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, kemiskinan tidak kita sentuh,” ujar Sri.

Rencana pemotongan anggaran di sejumlah lembaga dan instansi pemerintahan cukup menyita perhatian para pimpinan MPR. Oesman Sapta, misalnya, ia mempertanyakan apakah anggaran untuk Sosialisasi Empat Pilar ke berbagai daerah juga akan terpotong.

Hal itu langsung ditepis oleh Sri. Alasannya, pemerintah menilai sosialisasi nilai-nilai Pancasila ke berbagai daerah sangat penting dan diperlukan.

“Sosialisasi Pancasila tidak akan saya potong tapi yang lain akan saya potong. Saya ingin bapak ibu benar-benar sosialisasi ke masyarakat. Sebab tanpa Pancasila, negara itu tidak memiliki pegangan,” jawab Sri.

Tentu pernyataan Sri tersebut disambut baik oleh semua pimpinan dan fraksi MPR. “Terima kasih, kami sangat mengapresiasi itu,” tutup Zulkifli

 

Penulis : Ruslan T

Sumber: RMOL

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

 

 

 



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: