Target Pengampunan Pajak Kanwil DJP Jawa Barat II Rp 4 T

Image result for tax amnesty

Bekasi – Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat II, Adjat Jatnika, mengatakan, pihaknya menargetkan pemasukkan pajak dari program tax amnesty sebesar Rp 4 Triliun. Target tersebut, baru terealisasi sebesar Rp 2,52 miliar sejak program pengampunan pajak digulirkan oleh pemerintah pusat.

“Memang tidak ditargetkan setiap kantor wilayah pajak. Tapi kami perkirakan target sekitar Rp 4 triliun selama program ini digulirkan. Kini, baru sekitar Rp 2,52 miliar yang terealisasi,” kata Adjat, saat sosialisasi tax amnesty di Harris Hotel, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (23/8).

Meski begitu, kata dia, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai. “Ini baru periode pertama, nanti kita tunggu hingga akhir September 2016 mendatang berakhirnya periode pertama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Bekasi, Agus Hernawanto Purnomo, mengatakan, pihaknya telah mendata sekitar ada 93 wajib pajak sejak program ini dibuka. Dan, ada sekitar sembilan surat penyataan harta dengan nilai tebusan yang totalnya mencapai Rp 2,52 miliar.

Dia pun menegaskaan, pihak akan menjamin kerahasian para wajib pajak yang mengikuti program tax amnesty di seluruh kantor KPP manapun.

“Kerahasiaan wajib pajak sangat kami dijaga. Petugas kami dan wajib pajak tidak diperkenankan membawa alat komunikasi untuk menghindari rekaman gambar. Jadi, kerahasiannya wajib pajak benar-benar dijaga,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kanwil DJP Jawa Barat II hari ini melakukan sosialisasi pengampunan pajak di Harris Hotel dan dihadiri sebanyak 250 wajib pajak dari berbagai daerah.

“Prinsipnya, kami tidak memaksa kepada wajib pajak untuk menebus aset yang belum dipajakkan. Kami masih memberikan waktu kepada masyarakat, wajib pajak, untuk melaporkan sendiri asetnya,” ujar Adjat.

Dia mengatakan, target pemasukan dana dari pengampunaan pajak skala nasional mencapai Rp 165 triliun.

Namun tidak dirinci hingga ke tingkat regional. “Tax amnesty ini merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah pusat dengan nilai 2 persen dari total aset yang belum dilaporkan. Ini bukan pajak baru,” imbuhnya.

Apabila masyarakat wajib pajak, kata dia, tidak memanfaatkan pengampunan pajak periode pertama ini, pemerintah akan menambah besaran tarif biaya yang bakal dibebankan wajib pajak.

“Pemerintah telah memberikan kesempatan hingga 31 Maret 2017 mendatang,” imbuhnya.

Sumber : beritasatu.com

Penulis : Mikael Niman

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: