Sebut Sandiaga pengemplang pajak, Ahok disebut bersikap tak etis

Merdeka.com – KPU belum memulai masa kampanye Pilgub DKI. Namun, para kandidat calon terlihat sudah mulai perang kritik. Teranyar, bakal calon gubernur petahana Basuki T Purnama (Ahok) menyebut Sandiaga Uno sebagai pengemplang pajak lantaran ikut tax amnesty atau pengampunan pajak

Politisi senior PAN, Achmad Hafisz Tohir mengkritik pernyataan Ahok. Menurutnya, sebagai sesama bakal calon tidak sepatutnya Ahok menyerang Sandiaga dengan menyebut pengemplang pajak. Dia meminta panitia pengawas (panwas) untuk memberikan pemahaman soal aturan main dalam Pilgub DKI.Hasil gambar untuk ahok dan sandiaga uno

“Ahok semestinya sebagai orang yang berkompetisi tidak boleh saling menyerang seperti itu. Di sini saya kira panwas harus sudah mulai memberikan kode etik bagaimana seorang calon dapat mengomentari musuhnya atau dalam kurung lawan politik,” kata Hafisz saat dihubungi, Rabu (5/10).

Dia meminta Ahok untuk membuktikan ucapannya itu. Hafisz menuturkan tidak etis Ahok melontarkan tudingan tersebut karena dia bukan lembaga hukum.

“Ya harus buktikan dulu apa betul dia mengemplang atau tidak, tidak bisa Ahok langsung, dia kan bukan lembaga hukum. Pak Ahok sendiri orang yang sedang berkompetensi. Jadi saya kira tidak etis sesama mereka saling menyerang, kecuali di level pendukung ya silakan saja,” tegasnya.

Dengan logika berpikir Ahok, Hafisz menganggap semua yang mengikuti program tax amnesty otomatis adalah pengemplang pajak. Maka presiden Jokowi juga pengemplang pajak. Hal itu karena perusahaan Jokowi ikut dalam program tax amnesty.

“Ada satu atau dua perusahaan presiden Jokowi yang ikut program tax amnesty. Jadi ini menjadi tidak sehat kalau hal seperti ini diangkat. Toh kita sudah memaklumkan bahwa dengan adanya UU tax amnesty semua orang, rakyat, tukang becak, pejabat siapapun bisa ikut program ini,” klaimnya.

Wakil Ketua Komisi XI ini meminta Ahok untuk menjaga sikap dan ucapannya selama program tax amnesty berjalan. Permintaan ini disampaikan agar tidak ada warga negara yang takut lapor pajak.

“Kalau sekarang ya saya kira harus menjaga sikap lah ya, nanti malah orang jadi takut, ndak mau setor pajak. Pajak ini kan duitnya akan digunakan untuk pembangunan rakyat juga. Saya kira itu yang harus kita hindari,” tutupnya.

Penulis: Raynaldo Ghiffari Lubabah

Sumber: merdeka.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: