Indonesia Juara Tax Amnesty, Apakah Kita Mesti Bangga?

3

Program tax amnesty Indonesia disebut sukses berat. Bahkan mengalahkan negara lain. Terus, apakah kita selaku warga Indonesia mesti bangga atas hal ini?

Tax amnesty alias pengampunan pajak adalah program yang dibikin pemerintah buat menambah pemasukan negara. Dana dari program ini jelas dimanfaatkan untuk pembangunan. Jadi, hasilnya ya kita-kita ini yang menikmati.

Yang disebut sukses dari program ini sebetulnya bukan secara keseluruhan. Lebih tepatnya adalah deklarasi aset yang tercatat tinggi.

Sementara itu, repatriasi alias dana yang dikembalikan dari luar negeri masih belum memenuhi target.

Namun patutlah kita bangga lantaran Indonesia juara tax amnesty. Baik bagi pengusaha maupun pegawai, keberhasilan tax amnesty akan sangat menguntungkan.

Begini gambaran besarnya:

Buat Pengusaha

Pengusaha tentunya ingin mendapatkan iklim usaha yang bagus. Iklim ini bisa dicapai jika roda perekonomian berjalan lancar. Nah, salah satu faktor yang melancarkan adalah pemasukan negara memadai.

Itu sebabnya pengusaha mestinya mendukung tax amnesty. Saat iklim usaha bagus, investasi pun bisa ditanamkan tanpa banyak halangan.

Bisnisnya juga lebih tersokong setelah dana negara dari pajak dipakai buat membangun. Misalnya dana dipakai buat bikin jalan tol lintas Jawa.

Yang punya usaha logistik, umpamanya, bakal senang karena bisa lebih menghemat waktu dan biaya saat mengirim logistik lewat tol. Apalagi kalau jalannya mulus.

Bandingkan dengan pengiriman via jalan biasa. Bisa lebih lama. Terlebih jika jalannya bolong-bolong. Bisa-bisa muncul biaya tambahan buat servis kendaraan.

Buat Pegawai

Dalam kaitan dengan iklim usaha yang bagus seperti disebut di atas, pegawai bisa lebih nyaman dalam bekerja. Sebab, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat gonjang-ganjing ekonomi bisa dihindarkan.

Itu masih ditambah keuntungan pribadi yang gak berkaitan dengan karier. Contohnya pemerintah jadi bisa membangun fasilitas umum seperti taman buat warga.

Ini termasuk keuntungan yang bisa dinikmati dari bertambahnya pemasukan negara dari pajak. Namun itu hanya gambaran besar.

Faktanya, dana pungutan pajak rentan diselewengkan. Aparat yang gak bertanggung jawab bisa dengan mudahnya berkongkalikong dengan wajib pajak besar untuk mendapat keuntungan sendiri.

Inilah salah satu faktor yang mendasari keputusan pemerintah menggelar tax amnesty. Wajib pajak besar ditargetkan mau membuka seluruh asetnya dan memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak, jika belum taat pajak.

Dengan demikian, jika tax amnesty dianggap sukses mendatangkan banyak dana buat penerimaan negara, di sisi lain, kita mesti prihatin juga. Soalnya, banyak yang ternyata belum taat pajak.

Padahal pajak sangat penting buat kemajuan negara. Toh, jika negara maju, individu-individu di dalamnya pun punya kesempatan lebih besar untuk maju juga.

Ekonomi negara bagus, iklim usaha mendukung, masyarakat jadi lebih nyaman dalam berusaha maupun bekerja. Sebagai wajib pajak, kita perlu mendukung program tax amnesty ini.

Jika merasa belum taat pajak, segeralah berubah. Taat di sini bukan berarti rutin bayar pajak. Yang juga penting adalah taat administrasi perpajakan.

Kita harus mendeklarasikan seluruh aset kita. Yang ada sekarang banyak yang menyembunyikan aset agar gak ditarik pajak oleh negara.

Padahal, ancaman buat orang yang gak taat pajak serius banget. Awalnya memang hanya denda. Tapi jika kasusnya sudah serius, misalnya pajak yang dikemplang sampai puluhan dan bahkan ratusan juta rupiah, siap-siap kena ancaman pidana.

Menurut Undang-Undang Perpajakan , mereka yang tidak melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) dengan benar terancam hukuman penjara 6 tahun. Selain itu, ada denda maksimal 6 kali jumlah pajak yang belum dibayar.

Jangan sampai deh masuk penjara gara-gara hal yang sejatinya menguntungkan ini. Yuk, taat pajak agar roda perekonomian negara lebih lancar, dan kita pun bisa lebih tenang dalam berkarya.

Sumber: MSN

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: