Ndoro Kakung Minta Aturan Pajak Diperjelas

9aded-tax2bamnesty-1

Selebgram Wicaksono atau Ndoro Kakung mengatakan sependapat apabila para pengguna media sosial yang memperoleh keuntungan finansial dikenai pajak oleh pemerintah. “Intinya semua orang enggak pernah setuju pada pajak, tapi kalau sesuai keputusan pemerintah, rakyat ikut saja,” katanya.

Namun, Wicaksono meminta kepada pemerintah untuk memperjelas aturan di kebijakannya tersebut. Misalnya dalam menentukan jenis selebgram yang akan dikenai pajak. Ia menyebutkan ada dua kategori selebgram yang memperoleh keuntungan finansial di media sosial. Yaitu selebgram yang melakukan jual-beli di akun media sosial dan mereka yang mempromosikan produk tertentu (endorsement).

Menurut Wicaksono, kebijakan itu harus dikaji lebih dalam sebelum diputuskan. Ia menilai para selebgram yang mempromosikan produk tertentu telah menerima upah yang sudah dipotong pajak. Ia menyebutkan untuk kategori endorsement umumnya menerima penghasilan setelah dipotong pajak penghasilan (Pph Pasal 21).

“Semua orang endorse, kalau dibayar sudah dipotong pajak, semua yang di-endorse dikenai pajak,” ujar Wicaksono. Terlepas dari itu, ia menilai mempromosikan produk di media sosial adalah sesuatu yang wajar dan jamak dilakukan. Tidak ada aturan yang melarang. Sebab, kata dia, media sosial mendorong penggunanya untuk berkegiatan apa pun yang positif.

Saat ini Direktorat Jenderal Pajak tengah menggodok rencana penerapan pajak bagi masyarakat yang memanfaatkan media sosial untuk meraup keuntungan. Pemerintah menyebutkan bahwa mereka dikategorikan sebagai wajib pajak. Bahkan pemerintah menaksir potensi penerimaan pajak dari kegiatan jual-beli online dan endorsement bisa mencapai Rp 15,6 triliun.

Meski begitu, Wicaksono menyebutkan rencana kebijakan pemerintah itu kontraproduktif. Di satu sisi pemerintah tengah mendorong kegiatan jual-beli online (e-commerce). Namun di sisi lain justru berencana akan menerapkan pajak di sektor itu. “Kalau endorse, terima penghasilan sudah dipotong, kalau dipajakin lagi dobel.”

Wicaksono merupakan salah satu pengguna aktif media sosial. Akun Twitter-nya, @ndorokakung, memiliki 212 ribu pengikut. Akun Instagram dia, mempunyai 9.709 pengikut.

Sumber : http://www.pemeriksaanpajak.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:pemeriksaan pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: