Penyaluran Tax Amnesty Bisa Lewat Obligasi dan Reksadana

taxes

Direktur Center of Indonesia Taxation and Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan penyaluran dana hasil pengampunan pajak tak mungkin ditampung lewat bank persepi yang disiapkan pemerintah. Sebab, ia memprediksi potensi penyerapan dari dana repatriasi dan deklarasi bisa mencapai Rp 2.500 triliun. “Jadi harus dibagi bervariasi,” kata Yustinus saat dihubungi Tempo, Rabu, 29 Juni 2016.

Menurut Yustinus, hasil tebusan dari aset di luar dan dalam negeri yang dilaporkan para wajib pajak bisa disalurkan melalui reksadana yang dikelola manajer investasi dan dipantau oleh bursa efek. Sementara bank bisa menerbitkan obligasi.

Pemerintah telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tax Amnesty menjadi undang-undang. Tarif pengampunan pajak dipatok 4, 6, atau 10 persen untuk aset yang berada di luar negeri.

Untuk warga Indonesia yang bersedia membawa pulang kekayaannya dari luar negeri (repatriasi) dikenai tarif 2, 3, atau 5 persen. Besaran tarif yang sama berlaku bagi aset di dalam negeri yang belum dicantumkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan. Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah juga dikenai tarif 0,5 hingga 2 persen tergantung aset yang dimiliki.

Yustinus menilai tarif tersebut sesuai dengan kebutuhan. “Terlalu tinggi akan sepi peminat, terlalu rendah revenue gak maksimal,” kata dia.

Ia memprediksi penerimaan dari deklarasi akan mencapai Rp 2.000 triliun, sedangkan repatriasi bisa mencapai Rp 500 triliun. Sebagian besar investor yang tertarik melaporkan asetnya, lanjut Prastowo, adalah wajib pajak pribadi bukan perusahaan.

Yustinus mendukung pendirian tax haven yang transparan. Nantinya, wilayah suaka pajak ini akan mempermudah administrasi dan investasi. “Harus ada registrasi untuk menghindari pencucian uang dan kejahatan,” kata dia.

sumber : TEMPO

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: