UU Tax Amnesty, Ternyata PMK-nya Tercecer Satu

4e552-takut2bbrangkrut2bsingapura2bgelar2bkampanye2bnegatif2bhadapi2btax2bamnesty2bindonesia

Ternyata, masih ada pekerjaan rumah di UU No 11 Tahun 2016 tentang Tax Amnesty. Lantaran belum ada aturan teknis yang mengatur pelaksanan di lapangan. Wah gawat.

Diakui Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, aturan teknis yang merupakan aturan turunan dari UU Pengampunan Pajak tersebut, masih digodog. Yang masih menjadi pembahasan adalah skema penempatan dana hasil dari program pengampunan pajak khususnya untuk sektor riil.

“Ini sedang dibahas. Ada dua yang pertama terkait investasi yang (di sektor) riil. Ini sedang dibahas,” kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo singkat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (03/08/2016).

Sebelumnya, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 118 tentang pelaksanaan UU Tax Amnesty dan PMK No. 119 mengenai tata cara pengalihan harta wajib pajak ke dalam negeri.

Namun, masih ada satu aturan teknis yang belum dirilis yaitu PMK mengenai penempatan dana repatriasi ke instrumen non-investasi, seperti obligasi khusus proyek infrastruktur termasuk sektor riil.

“Itu semua tentang gateway. Jadi ya biar cepetlah. Segera kita selesaikan. Bu Sri Mulyani bilang tax amnesty dulu. Kan ini tax ambesty udah banyak yang masuk juga, nah mau diapakan uangnya,” tandas Mardiasmo.

Sumber: INILAH

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: