Jakarta -Menkopolhukam Luhut Panjaitan hari ini menggelar rapat soal pengampunan pajak alias tax amnesty di kantornya.
Rapat dihadiri oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf.
“Tadi rapat dengan Menkeu menyangkut tax amnesty progresnya bagaimana dan kelihatan sangat-sangat baik karena market merespons dengan baik. Jadi duit yang mengalir ke dalam negeri, menurut Gubernur BI, dua kali lebih banyak dari tahun lalu dalam periode yang sama,” kata Luhut di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).
Menurutnya, rapat tersebut perlu mengajak PPATK supaya tidak dianggap ada aliran dana mencurigakan ketika dana repatriasi mulai masuk.
“Dengan PPATK kita juga tadi menjernihkan kalau ada hal-hal yang belum pas menyamakan persepsi mengenai UU tax amnesty,” jelasnya.
Mengenai adanya penolakan tax amnesty, Luhut menyatakan hal tersebut adalah biasa. Penolakan tersebut juga bisa menjadi masukan buat pemerintah dalam menjalankan program pengampunan pajak tersebut.
“Hak konstitusi seseorang, tapi tadi kami juga mengundang berbagai tokoh yang agak kritis mengenai berbagai macam. Pemerintah jelaskan semua masalah, saya kira berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Sumber: detik.com
http://www.pengampunanpajak.com
Kategori:Pengampunan Pajak
Tok! Daftar 52 RUU Prolegnas Prioritas 2025, RUU Sisdiknas Masuk
PANDUAN LANGKAH DEMI LANGKAH DALAM MELAKUKAN PENGISIAN DAN PELAPORAN PPS – PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Slide Pengampunan Pajak 2022 – Slide Program Pengungkapan Sukarela – Slide Tax Amnesty Jilid 2
Tinggalkan komentar