Bursa Ajukan Insentif Crossing Saham dan Tender Offer

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah terus mengedukasi program pengampunan pajak (tax amnesty). Pemerintah berharap agar dana repatriasi yang dimiliki pengusaha kakap asli domestik yang ada di luar negeri bisa banyak mas‎uk ke Indonesia.

Demi mengharapkan banyak dana yang masuk, khususnya ke pasar modal Indonesia. Hal itu membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyiapkan insentif bagi peserta tax amnesty. Insentif yang diberikan seperti diskon biaya yang dikenakan bursa di pasar negosiasi untuk transaksi balik nama (crossing saham).

Ketika peserta tax amnesty mendeklarasikan dana yang dimilikinya, ‎Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan menjelaskan, mungkin ada saham yang dimiliki atas nama orang lain. Kejadian itu, maka harus melakukan crossing saham, jika peserta melakukan repatriasi dalam program tax amnesty.

“Bisa saja kalau saya punya saham A di luar negeri. Saya crossing. Itu kena biaya dari BEI 0,03 persen. Nah kita berikan insentif diskon tersebut,” kata Nicky, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (19/7/2016).

Proses crossing saham, diakui Nicky, peserta tax amnesty harus menjalankan transaksi pembelian saham dari saham yang dimiliki tapi atas nama pihak lain. ‎Dalam crossing saham akan dikenakan biaya oleh bursa sebesar 0,03 persen, sebesar 0,01 persen dari KPEI sebagai dana penjaminan, dan 0,1 persen sebagai fee broker.

“Yang akan dikenakan diskon hanya 0,03 persen. Kalau KPEI itu untuk penjaminan jadi tidak didiskon. Insentif itu masih dalam proses penggodokan. Akan ada syarat minimum transaksi untuk mendapatkan intensif. Karena tidak mungkin transaksi hanya Rp10 juta dapat intensif itu,” jelas Nicky.

‎Selain dikasih insentif, bursa pun akan memberikan berupa penghapusan pajak penghasilan.

“Nanti, yang mendapatkan diskon fee transaksi itu akan ada batasan minimal berapa yang di-crossing,” ‎ungkap Nicky.

Nicky melanjutkan bahwa pihak bursa pun akan segera merealisasikan relaksasi prosedur tender offer. Proses tender offer ini mempunyai batas waktu yang dipercepat.

“Detail insentif masih kami godok, baru juga PMK keluar kemarin. Kami sedang mempelajari dan merumuskan insentif dalam bentuk relaksasi prosedur tender offer. Kami akan ajukan ke OJK mengenai relaksasi tender offer,” pungkas Nicky.

Penulis: Dian Ihsan Siregar

Sumber: metrotvnews.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: