JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengaku sudah menyiapkan alokasi sumber daya manusia (SDM) khusus untuk menjaring dana tax amnesty. SDM khusus itu adalah advisor atau penasehat terkait kesiapan dan fitur produk untuk menampung dana repatriasi.
Panji Irawan Direktur Treasury Bank BNI mengatakan, nantinya SDM penasehat ini selain berasal dalam BNI, juga bisa berasal dari luar bank berkode BBNI ini. Nantinya diharapkan penasehat ini bisa memberikan gambaran kepada peserta tax amnesty mengenai teknis beberapa produk yang berpotensi menampung dana tax amnesty.
“Beberapa produk tersebut diantaranya adalah obligasi, saham, derifatif, dana investasi real estate, reksadana dan obligasi,” ujar Panji, Jumat (24/7).
Panji mengatakan, untuk mendekati pengusaha yang berpotensi mempunyai dana repatriasi memang membutuhkan usaha lebih dalam hal pendekatan orang per orang. Selain penasehat ini, Panji mengatakan, BNI juga mempunyai 700 pedagang reksadana yang tersebar di seluruh Indonesia.
Untuk menyiapkan SDM ini, BNI akan melakukan sosialisasi ke kantor cabang wilayah di seluruh Indonesia. Selain menyiapkan SDM, BNI akan menyiapkan beberapa kantor cabang di beberapa kota.
Selain itu, menurut Panji, untuk menjaring produk trustee ritel, BNI akan fokus ke nasabah prioritas emerald. Katanya, nasabah kaya BNI emerald nantinya diperkirakan akan memilih untuk mengelola dananya sendiri. Sehingga BNIakan memberikan kebebasan kepada nasabah untuk menentukan instrumen investasi sesuai dengan pilihan masing-masing.
Sumber: kontan.co.id
http://www.pengampunanpajak.com
Kategori:Pengampunan Pajak
Tok! Daftar 52 RUU Prolegnas Prioritas 2025, RUU Sisdiknas Masuk
PANDUAN LANGKAH DEMI LANGKAH DALAM MELAKUKAN PENGISIAN DAN PELAPORAN PPS – PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Slide Pengampunan Pajak 2022 – Slide Program Pengungkapan Sukarela – Slide Tax Amnesty Jilid 2
Tinggalkan komentar