Pengusaha Dukung Sosialisasi Amnesti Pajak

Pengusaha Dukung Sosialisasi Amnesti Pajak

SEMARANG – Pelaku usaha turut berperan aktif mensosialisasikan program amnesti pajak yang digulirkan pemerintah sejak awal Juli lalu. Upaya tersebut salah satu bentuk dukungan dari swasta mensukseskan program tax amnesty atau pengampunan pajak.

Karenanya, perusahaan jamu dan farmasi PT Sido Muncul mendorong ratusan ribu grosir dan distributornya mengikuti program amnesty pajak yang digulirkan pemerintah sejak awal Juli lalu. Sebab, program pengampunan pajak diyakini akan mampu meningkatkan pendapatan negara.

Direktur PT Sidomuncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan, pihaknya menyadari, tanpa pemasukan dari pajak yang memadai, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu, kata Irwan, Sido Muncul akan berkeliling di sejumlah kota untuk turut mensosialisasikan program pengampunan pajak kepada para distributor dan grosir.

“Tujuan Tax Amnesty sekarang ini adalah memberi kesempatan kepada semua masyarakat untuk memperbaiki laporan kekayaannya secara jujur, karena ke depan sulit untuk menghindari pajak dan pemerintah akan melaksanakan pengawasan secara serius,” kata Irwan Hidayat saat sosialisasi tax amnesty di hadapan ratusan karyawan, grosir dan distributor produk Sido Muncul di Kota Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, tax amnesti ini sangat bermanfaat untuk masyarakat karena dengan melalui kesempatan tersebut, masyarakat dapat memperbaiki laporan keuangannya dengan biaya yang murah.

Aturan Perpajakan

Dalam kesempatan ini, Irwan juga mengusulkan kepada pemerintah agar membuat aturan perpajakan yang lebih sederhana sehingga masyarakat dapat dengan mudah dan untuk melakukan pembayaran pajak.

Salah satunya adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang selama ini sangat sulit pelaksanaannya bagi pengusaha kecil dan pedagang-pedagan di pasar. Menurutnya, sebaiknya PPN diganti dengan pajak penjualan. Dimana setiap pedagang dibekali dengan mesin cash register yang bias langsung terhubung dengan bank dan akan langsung mengakumulasi jumlah pajak yang harus dibayar setiap harinya.

“Dengan begitu pedagang dalam satu hari akan tahu berapa pajak yang harus dibayar, dan bisa membayar pajak penjualan setiap hari. Dengan kemajuan teknologi hal itu bisa dilakukan,” ungkapnya.

Kepala Kanwil DJP Jateng I Awan Nurmawan Nuh menyatakan, pihaknya mendorong wajib pajak (WP) untuk memanfaatkan pengampunan pajak tersebut. Pihaknya pun mengapresiasi langkah Sido Muncul yang mendorong seluruh karyawan dan distributor mereka untuk mensukseskan program tersebut.

“Program Amnesti Pajak merupakan penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan,” katanya.

Dia menyebutkan, saat ini di wilayah Kanwil DJP Jateng I sudah lebih dari 200 wajib pajak yang mengikuti tax amnesty dengan total dana yang sudah dikumpulkan sebesar 11 miliar rupiah yang sudah masuk.

 

Sumber: KORAN JAKARTA

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

 



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: