Ada Paket Ekonomi XIII, Pengembang Janji ‘Lari Kencang’

05eb2-gambar2btaxes2b3Jakarta -Pemerintah telah merilis Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIII yang menitikberatkan perhatiannya pada percepatan penyediaan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui Paket Kebijakan ini, pemerintah sepakat untuk menyederhanakan regulasi sehingga memangkas waktu dan biaya dalam mengurus perizinan dan pembangunan rumah.

Lalu, apakah kemudian harga rumah bisa turun? Ketua Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy mengatakan, dengan adanya Paket Kebijakan terbaru ini diharapkan suplai untuk MBR yang selama ini dirasa kurang baik dari segi jumlah dan aksesibilitas menjadi lebih banyak. Namun demikian, ia menolak penurunan harga rumah dapat terjadi karena dengan dikeluarkannya Paket Kebijakan ini.

“Kita lebih kepada meningkatkan dari sisi suplai. Jadi kemudahan perizinan itu akan pasti membuat biaya dan waktu pasti turun. Tapi kita juga tahu bahwa harga FLPP yang ditentukan oleh pemerintah sekarang ini kan harganya semakin hari semakin sulit terjangkau karena terlalu rendah (bagi REI). Akhirnya mengakibatkan suplai itu menurun. Atau semakin hari yang kita bangun semakin jauh dari perkotaan,” tutur Eddy kepada detikFinance saat dijumpai di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (26/8/2016).

Menurutnya, apabila kemudahan perizinan yang dijanjikan oleh pemerintah dapat terlaksana sepenuhnya, maka akan mendorong pihak pengembang untuk lebih giat dalam menyediakan suplai bagi masyarakat. Harga tanah yang dari tahun ke tahun terus naik menjadi alasan mengapa harga rumah tidak bisa dijadikan akibat dari pelaksanaan Paket Kebijakan terbaru Presiden Jokowi.

Lanjut Eddy, dengan berbagai bantuan pemerintah seperti subsidi KPR FLPP, dan sebagainya telah cukup membantu masyarakat dalam hal kepemilikan rumah.

“Jadi dengan adanya kemudahan perizinan ini, kalau benar-benar terlaksana semuanya, maka otomatis itu akan mendorong dari sisi jumlah,” terangnya.

“Kalau harga rumah, saya pikir kita tahu sendiri harga tanah selalu naik. Angkanya juga tidak terkejar oleh angka yang ditentukan oleh pemerintah. Kita selama ini berusaha keras dan cari cara dan solusi agar suplai itu tetap ada. Dengan adanya paket ini, saya pikir kita kan mau kejar backlog-nya. Paling penting adalah peningkatan jumlah ini. Soal harga yang sekarang ditentukan oleh FLPP menurut kami harganya itu sudah sangat murah,” tandasnya.

Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya penurunan harga rumah yang selama ini dirasa dapat dijangkau oleh pengembang, maka pengembang akan dapat menurunkan harga rumah di lokasi tersebut, ataupun memperbaiki kualitas dari rumah itu sendiri.

“Tentu juga bagi daerah-daerah yang tadinya harganya sudah terjangkau dan lebih murah, dengan adanya kemudahan perizinan ini, tentu kalau bisa diturunkan harganya, pasti pengembang akan turunkan,” tutur dia.

“Juga ada masyarakat di daerah tertentu yang misalnya tidak mau tanahnya terlalu kecil. Jadi kita juga menyesuaikan. Jadi dengan adanya kemudahan ini, kita jadi lebih leluasa. Seperti di Kalteng, pemerintah menentukan kaplingnya minimal 200. Kayak begini tadinya tidak bisa jalan. Mungkin dengan adanya kemudahan ini mungkin jadinya bisa jalan dengan kapling segitu. Karena ada cost yang terpotong,” pungkasnya.

Hal ini diamini oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono yang juga ditemui di lokasi yang sama. Ia mengungkapkan, harga rumah memang tidak otomatis dapat turun dengan dikeluarkannya Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIII. Basuki berpendapat, bantuan subsidi yang diberikan pemerintah dirasa telah cukup baik untuk membantu masyarakat dalam memperoleh tempat tinggal.

“Itu tidak untuk menurunkan harga rumah. Makanya kita memberikan bantuan uang muka cash 4 juta itu juga untuk membantu yang tidak hanya pembeli rumah, tapi juga supaya lebih mudah mendapatkan rumah,” jelasnya.

 

Penulis : Eduardo Simorangkir

Sumber : detik.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: