Sewa Gudang Naik, Pengusaha Logistik Kalang-kabut

cs

JAKARTA. Mulai Minggu (2/10) esok pelaku usaha yang memanfaatkan gudang di bandara Soekarno-Hatta harus merela merogoh kocek lebih dalam. Sebab, operator kargo barang di Soekarno-Hatta mengenakan tariff sewa baru.

Operator area kargo bandara Soekarno-Hatta PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JASS) menaikkan tariff sewa gudang 25%. “Kenaikan tariff karena beban operasional kami naik 30%-40%, “kata Yoyok Priyowiwoho, Head of Corporate Secretary and Legal PT Jasa Angkasa Semesta Tbk kepada KONTAN, Kamis (29/9).

Tarif sewa gudang untuk ekspor naik dari Rp 930 rupiah per kilogram (kg) menjadi Rp 1.165 per kg. Untuk tariff sewa gudang keperluan impor naik dari Rp 1.250 per kg menjadi Rp 1.570 per kg. Sedangkan tariff rush handling atau penanganan segera, juga naik dari Rp 1650 per kg menjadi Rp 2.065 per kg.

Manajemen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk mengklaim, kenaikan tariff sesuai dengan regulasi yang membolehkan kenaikan tariff dalam periode dua tahun.

Sejak tahun 2014 hingga 2016, Jasa Angkasa mengklaim belum mengerek tariff. Padahal di sisi operasional mereka terbebani oleh kenaikan tariff dasar listrik (TDL) dan upah minimum yang terus terjadi dalam dua tahun terakhir.

Meski begitu, pengguna gudang keberatan. Alasannya, kenaikan tariff dinilai terlalu tinggi dan dilakukan mendadak, sehingga mengganggu hitungan pelaku bisnis.

“Kenaikan tariff sewa gudang sangat tinggi, dan dilakukan tanpa pemberitahuan, “kata Arman Yahya, Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, Bidang Angkitan Udara dalam pernyataan tertulis, Kamis (29/9).

Arman bilang, banyak pengguna gudang untuk ekspor atau impor memiliki kontrak usaha tiga bulan. Jika ada perubahan tariff sewa kargo di tengah jalan, maka selisih kenaikan tariff sewa menjadi beban pengusaha. “Informasinya mendadak, sehingga tidak masuk perhitungan dagang, “kata Arman yang meminta tariff baru tersebut ditunda.

Kenaikan biaya akibat kenaikan tariff sewa gudang tersebut juga disampaikan Eri Palgunadi, Vice President Marketing JNE. Sebab, “Biaya sewa gudang adalah salah satu komponen pembentuk biaya pengiriman yang ditanggung oleh konsumen JNE,”jelas Eri.

Sumber : http://www.pemeriksaanpajak.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:pemeriksaan pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: