Ingat! Habis Bayar Tebusan Tax Amnesty Serahkan 2 Dokumen Ini ke Kantor Pajak

tax6

Jakarta – Wajib pajak yang telah membayar uang tebusan tax amnesty ke bank masih harus melakukan satu tahapan lagi. Tahapan itu adalah menyerahkan Surat Pernyataan Harta (SPH) dan SSP (Surat Setoran Pajak) ke kantor pajak saat mendaftar.

Setelah itu, wajib pajak akan mendapat tanda terima sementara sebelum mendapat surat keterangan pengampunan pajak. Surat ini akan diterima wajib pajak dalam kurun waktu 10 hari setelah penyerahan SPH dan SSP ke kantor Pajak.

Jika tahapan tersebut baru dijalankan pada periode tax amnesty berikutnya, maka wajib pajak harus membayar tambahan uang tebusan sesuai dengan periode yang sedang berjalan.

Sebagai contoh, WP sudah membayar tebusan 2% saat periode pertama tax amnesty. Namun, SPH dan SSP baru diserahkan ke kantor pajak di periode kedua tax amnesty.

Maka, wajib pajak harus menambah jumlah uang tebusan sesuai tarif yang berlaku di periode kedua yaitu 3%.

“Jadi selain membayar, dia juga harus menyampaikan SPH dan SSP sampai dengan akhir periode periode pertama tax amnesty 30 September. Jika lewat dari itu, maka berlaku tarif periode kedua yaitu 3%,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama, kepada detikFinance, Selasa (4/10/2016).

Hestu menambahkan, Ditjen Pajak telah menyosialisasikan prosedur tersebut kepada wajib pajak saat periode pertama tax amnesty berlangsung. Setelah membayar uang tebusan, WP harus menyerahkan SPH dan SSP ke kantor pajak untuk mendapatkan tanda terima sementara.

Penyerahan SPH dan SSP tidak harus pada hari yang sama saat membayar tebusan, tapi bisa diserahkan selama kurun waktu periode tax amnesty yang sedang berlangsung. Misalnya, selama periode kedua tax amnesty yang berlangsung mulai 1 Oktober-31 Desember 2016.

Sedangkan dokumen pelengkap yang dibutuhkan untuk kepentingan administrasi pajak bisa diurus sampai dengan Desember nanti.

“Kalau wajib pajak mengikuti periode pertama tax amnesty, maka SPH dan SSP harus diserahkan ke kantor pajak paling lambat 30 September 2016. Kalau untuk dokumen pelengkap yang harus dilampirkan, bisa diurus sampai 30 Desember 2016,” tutur Hestu.

Dia juga meminta WP yang akan mengikuti tax amnesty di periode kedua ini segera datang ke kantor pajak. Sebab, di awal periode tax amnesty biasanya masih sepi pendaftar.

“Periode kedua sekarang lagi sepi. Kalau sudah siap, sekarang saja. Jangan menunggu sampai di akhir Desember,” tutur Hestu.

Sumber: DETIK

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: