Pengusaha Keluhkan Tarif Konsultan Pajak

9aded-tax2bamnesty-1

JAKARTA. Program amnesti pajak (tax amnesty) yang dicanangkan pemerintah ternyata tak hanya mendatangkan penerimaan bagi negara, tapi juga memberikan berkah bagi para konsultan pajak. Buktinya, banyak konsultan pajak yang mengambil keuntungan dengan memasang tarif tinggi untuk jasa konsultasinya.

Ketua Komisi Tetap Kadin bidang Perbankan Irman A. Zaharuddin mengatakan, para pengusaha kerap kesulitan mencari konsultan pajak ketika akan ikut program amnesti pajak. Pasalnya, sejumlah konsultan mematok tarif yang tidak wajar. “Saya sempat tanya ke tiga konsultan, tarif yang mereka patok mahal sekali,” katanya, Selasa (4/10).

Bahkan, ada konsultan yang mematok tarif hingga Rp 250 juta untuk sesi konsultasinya. Dari semua konsultan yang dia temui, kata Irman, rata-rata tarifnya mulai dari Rp 25 juta sampai paling tinggi Rp 250 juta. Alasannya, kebijakan amnesti pajak dianggap kebijakan yang tidak mudah dipahami. Oleh karenanya, para konsultan itu berani memasang tarif yang lebih mahal dari tarif biasa.

Irman mengaku, akhirnya memilih konsultan dengan tarif yang paling murah. Menurutnya, keberadaan konsultan memang sangat diperlukan, agar ia bisa mengikuti amnesti pajak dengan perhitungan benar dan tepat waktu.

Irman menyarankan agar pemerintah memberikan batasan untuk tarif konsultan pajak supaya tidak seenaknya memasang tarif. Sehingga, lebih banyak masyarakat yang ikut amnesti pajak.

Terkait repatriasi aset yang masih belum optimal, Irman juga menyarankan agar perbankan dalam negeri yang ditunjuk sebagai bank persepsi bisa lebih agresif dalam menarik warga negara Indonesia untuk merepatriasi asetnya.

Menurut Irman, perbankan nasional tidak boleh hanya sekadar sosialisasi program amnesti pajak. Tetapi harus lebih konkret dengan tawaran investasi, agar menarik lebih banyak repatriasi.

Apalagi, masih banyak WNI yang masih bingung dengan nasib investasi hartanya jika direpatriasi ke dalam negeri. Karena kalau harta hasil repatriasi hanya disimpan dalam bentuk simpanan, deposito atau instrumen investasi yang sudah ada saat ini tidak akan menarik.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi strategi aktif dari perbankan di Singapura untuk menahan dana WNI agar tidak dibawa ke dalam negeri.

Terkait keluhan tingginya tarif konsultan pajak, Direktur Perpajakan Internasional John Hutagaol menghimbau para konsultan agar memasang tarif wajar. Dengan begitu, hal ini akan meringankan masyarakat yang ingin ikut amnesti pajak. Apalagi, tidak semua masyarakat yang ingin ikut tersebut memiliki kemampuan keuangan untuk membayar konsultan.

Sumber: http://www.pemeriksaanpajak.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:pemeriksaan pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: