Mal di Singapura mati & pengunjung sepi, pertanda krisis?

541be-logo2bamnesti2bpajak2b-2btax2bamnesty

Kondisi berbeda terjadi di Singapura, di mana banyak toko atau tempat perbelanjaan yang tutup. Selain itu, pengunjung mal juga sepi untuk melakukan aktivitas jual beli.

Mengutip laporan Bloomberg, banyak ruang kosong terlihat di pusat perbelanjaan. Bahkan, tingkat keterisian ruang belanja di mal Singapura menyentuh level terendah dalam 10 tahun terakhir. Padahal, harga sewa telah turun 1,5 persen dalam tiga bulan terakhir karena permintaan ruang belanja menurun secara signifikan.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong membenarkan ekonomi Singapura tengah melambat. Namun, dia membantah negaranya sedang mengalami krisis ekonomi. Menurutnya, Singapura tidak membutuhkan paket penyelamatan darurat, melainkan kebijakan jangka panjang untuk pertumbuhan.

Pada 2009 lalu, Singapura mengeluarkan paket penyelamatan ekonomi secara besar-besaran untuk memangkas biaya bisnis dan melindungi tenaga kerja. Namun, kali ini negara tidak membutuhkan karena masalahnya lebih kepada struktural.

“Ini bukan infeksi yang dapat disembuhkan dengan satu antibiotik, tetapi dengan sesuatu yang bisa bekerja dalam jangka panjang,” ucapnya seperti dilansir dari btinvest.com, Rabu (2/11).

Dia mengibaratkan, sebuah vitamin dibutuhkan setiap hari untuk membangun kemampuan dan kekuatan baru. Untuk terus tumbuh dan menciptakan lapangan kerja baru, Singapura harus meng-upgrade dan merestrukturisasi ekonominya.

“Perlambatan ekonomi juga dirasakan negara lain karena perdagangan global masih melambat dan harga minyak masih rendah.”

Lee optimis, ekonomi Singapura akan pulih dalam waktu dekat dan akan tumbuh 2 sampai 3 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding negara maju lainnya.

Sumber: MERDEKA

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: