Soal Singapura, Kadin: Pengusaha Tak Perlu Khawatir Ikut Tax Amnesty

c571d-tax2bamnestiJakarta – Kebijakan otoritas Singapura meminta bank memeriksa dana para nasabah yang mengikuti tax amnesty memicu kekhawatiran. Namun, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani meminta pengusaha tak perlu khawatir dengan kebijakan tersebut.

Sebab, pemeriksaan terhadap dana nasabah yang akan dialihkan ke rekening di negara lain adalah sesuatu yang lazim terjadi di Singapura

“Enggak perlu khawatir. Jadi memang yang mereka lakukan, menurut saya, adalah hal yang biasa karena biasanya kalau kita mau menarik uang dari bank di Singapura, pasti akan ditanya untuk apa, kegunaan untuk apa. Walaupun nggak ada tax amnesty, selalu ditanyakan oleh mereka, memang agak berbelit pertanyaan mereka,” ujar Rosan kepada detikFinance, Sabtu (17/9/2016).

“Apalagi sekarang, transfernya besar dari Singapura ke Jakarta. Apalagi kalau misalnya, saat transfer namanya beda. Misalnya dari account A ke account B, pasti mereka pertanyaannya panjang. Menurut saya, bukan sesuatu yang harus kita khawatirkan karena kalau jelaskan ikut tax amnesty dan ini buktinya, tidak ada masalah,” lanjut Rosan.

Menurut Rosan, beberapa rekannya sesama pengusaha yang ikut tax amnesty juga menjalani proses pengecekan oleh bank Singapura. Mereka ditanyakan saat hendak merepatriasi dana dari Singapura ke Indonesia.

Pihak bank Singapura memastikan apakah benar para pengusaha itu ikut tax amnesty dan penarikan dananya keluar dari Singapura juga terkait program pengampunan pajak.

“Ada beberapa teman yang ikut tax amnesty begitu mau transfer ditanya-tanya dulu. Apakah benar ikut tax amnesty, mana buktinya. Mereka merasa agak dipersulit. Tapi itu sebetulnya hal yang biasa dilakukan bank di Singapura, dan selama kita sudah menyampaikan mau ini itu, nggak masalah, duitnya nggak ditahan,” kata Rosan.

Seperti diberitakan sebelumnya, unit kepolisian Singapura yang menangani kejahatan keuangan, Commercial Affairs Department (CAD) meminta bank untuk mengecek transaksi mencurigakan jika ada nasabah ikut pengampunan pajak. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, segera meminta klarifikasi kepada Deputi Perdana Menteri Singapura.

Pihak Singapura menjelaskan, Bank di Singapura memang diharuskan untuk melaporkan transaksi yang mencurigakan (Suspicious Transaction Report/STR) sesuai ketentuan Financial Action Task Force. Ini adalah lembaga internasional di mana Singapura menjadi salah satu anggotanya. Menurut ketentuan itu, bank di Singapura harus melaporkan jika ada transaksi yang mencurigakan (Suspicious Transaction Report/STR).

 

Penulis : Hans Henricus BS Aron

Sumber : detik.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: