Euforia Tax Amnesty Membuat IHSG Melejit

Ilustrasi Opini - Menyoal Rencana Penerapan Tax Amnesty

Jakarta – Euforia kesuksesan pemerintah menghimpun dana tax amnesty atau pengampunan pajak yang sesuai target, memberikan angin segar pelaku pasar modal akan adanya kepastian dalam program tersebut. Kondisi ini juga memberikan sentiment positif terhadap laju indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditutup melesat tajam 99,111 poin (1,85%) ke 5.463,915 pada perdagangan saham Senin (3/10).

Menurut Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckhreee, sentimen positif dari dalam negeri kembali membuka peluang bagi IHSG untuk melaju ke area positif. Disebutkan, amnesti pajak masih menjadi salah satu faktor yang mendorong indeks BEI untuk bergerak menguat.

”Amnesti pajak tetap mendapat respon positif pasar, karena nilai harta yang dilaporkan terus melesat. Dia menambahkan bahwa program amnesti pajak juga membawa nilai tukar rupiah membaik berada di level psikologis Rp12.900-Rp13.000 per dolar AS. Apresiasi rupiah itu karena dana asing yang masuk ke Indonesia semakin deras. Cadangan devisa pun meningkat menjadi US$113,5 miliar pada akhir Agustus 2016,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, kinerja IHSG tahun ini tidak bisa lepas dari dukungan keberhasilan tax amnesty.”Menarik dalam setahun terakhir, BEI merapikan strategi dasarnya dan didukung pastinya keberhasilan tax amnesty,” kata Tito.

Dia menerangkan, strategi BEI membuat kinerja pasar modal beberapa kali menembus rekor tertinggi. Di antaranya, frekuensiharian perdagangan saham yang mencapai 377 ribu kali.”Dalam transaksi 4 kali negara paling dekat kita, 6 kali dari Filipina,” kata dia.

Indonesia hanya kalah dari segi kapitalisasi pasar dengan Singapura. Penyebabnya, di BEI masih banyak saham-saham bernilai Rp 50 per saham.Namun demikian, dia menerangkan kinerja IHSG terus menunjukkanperbaikan. Hal itu terbukti dari kenaikan IHSG yang lebih dari 1 persen di awal perdagangan hari ini.”Growth 1 persen pagi-pagi belum pernah. Kita belum pernah dalam 5 menit pertama,” tandas dia.

IHSG BEI pada perdagangan Senin awal pekan kemarin, ditutup menguat 99,11 poin atau 1,84% menjadi 5.463,91. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 21,61 poin (2,34%) menjadi 943,81. Kepala Riset Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo mengatakan bahwa aksi beli oleh investor asing yang ternyata tidak surut pasca berakhirnya periode pertama dari program amnesti pajak menjaga indeks BEI di area positif.”Kondisi itu, menjadi salah satu faktor pendorong bagi IHSG dan berpotensi mencetak rekor dalam waktu dekat ini,”ujarnya.

Berdasarkan data BEI, pelaku pasar asing membukukan beli bersih atau “foreign net buy” sebesar Rp492,38 miliar pada awal pekan ini (Senin, 3/10). Terkait dengan amnesti pajak, lanjut dia, saham-saham sektor konstruksi terlihat mulai menampakkan tren naiknya. Pelaku pasar dapat melakukan akumulasi dengan selektif.

Sementara itu,analis Reliance Securities Lanjar Nafi menambahkan bahwa data ekonomi Indonesia mengenai sektor manufaktur periode September 2016 yang naik menjadi 50.9 dari bulan sebelumnya yang sebesar 50.4 juga menjadi faktor yang menopang indeks BEI. Selain itu, lanjut Lanjar Nafi, kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga pada September lalu dinilai akan berdampak positif dan dapat mengendalikan tingkat inflasi di dalam negeri.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada September 2016 terjadi inflasi sebesar 0,22%, sehingga inflasi tahun kalender Januari-September 2016 mencapai 1,97% dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun (yoy) 3,07%. Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 253.208 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,07 miliar lembar saham senilai Rp6,15 triliun.

Tercatat bursa regional, di antaranya indeks bursa Hang Seng ditutup melemah 287,28 poin (1,23%) ke level 23.584,43, indeks Nikkei naik 148,83 poin (0,90%) ke level 16.598,67, dan Straits Times melemah 2,22 poin (0,03%) posisi 2.868,67.

Sumber : NERACA

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: