Repatriasi Dana hingga September Hanya 13%

Hasil gambar untuk repatriasi danaJakarta – Program amnesti pajak dinilai belum efektif memulangkan dana warga negara Indonesia (WNI) yang diparkir di luar negeri. Indikasi tersebut terlihat dari masih rendahnya capaian repatriasi dana dari amnesti pajak pada periode pertama yang berakhir pada September lalu.

Seksi Analisis Peraturan Perpajakan Internasional, Direktorat Peraturan Perpajakan II Kementerian Keuangan, Heru Iswahyudi mengungkapkan, selama periode pertama pelaksanaan program amnesti pajak, hanya sekitar 13 persen dari total harta WNI di luar negeri yang direpatriasi.

“Ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal saja tidak cukup untuk menarik dana dari luar negeri,” kata Heru dalam diskusi ekonomi di Jakarta, Kamis (13/10). Data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjukkan capaian uang tebusan dari program amnesti pajak hingga akhir September 2016 sebesar 97,2 triliun rupiah dengan dana repatriasi sejumlah 137 triliun rupiah.

Hingga Maret 2017, pemerintah sebelumnya menargetkan uang tebusan dari amnesti pajak sebesar 165 triliun rupiah, sedangkan deklarasi dan repatriasi ditargetkan mencapai masing-masing 4.000 triliun rupiah dan 1.000 triliun rupiah.

Berdasarkan analisis sementara oleh DJP, uang tebusan yang diperoleh dari program amnesti pajak hanya sekitar 12 persen dari total target penerimaan pajak. Dari sisi fiskal, kondisi ini menimbulkan risiko melesetnya target pendapatan negara sehingga dikhawatirkan dapat berdampak pada kemampuan belanja pemerintah, terutama untuk proyek infrastruktur.

Basis Data
Sementara itu, basis data pajak bertambah menjadi sekitar 3.800 triliun rupiah, yang sebagian besar berasal dari wajib pajak (WP) orang perorangan maupun non-UMKM dengan nilai harta berkisar 500 juta-1 miliar rupiah.

“Maksudnya basis data bertambah itu ada harta yang sebelumnya belum pernah diungkap dalam SPT, dengan adanya amnesti pajak harta ini terungkap karena harus dilaporkan terdiri dari deklarasi harta yang sudah di dalam negeri, harta di luar negeri tetapi tidak ditarik ke Indonesia, dan repatriasi harta,” kata Heru.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, mengungkapkan, meskipun banyak pihak termasuk masyarakat dan media mengapresiasi program amnesti pajak, dari keseluruhan penerimaan perpajakan realisasinya masih perlu ditingkatkan.

Sumber: Koran-Jakarta.com

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com

Iklan


Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: