Bank Besar Genjot KPR Menengah Atas untuk Tarik Dana Amnesti Pajak

Hasil gambar untuk perbankanJAKARTA – Perbankan memprediksi, instrumen properti khususnya kelas menengah atas, menjadi salah satu muara aliran dana amnesti pajak. Alhasil, sejumlah bank pemain kredit kelas menengah atas optimistis bisa mendongkrak pertumbuhan kredit pemilikan properti (KPR).

Direktur Konsumer Bank Mandiri Tardi bilang, Bank Mandiri memasang target pertumbuhan KPR di rata-rata pertumbuhan KPR industri perbankan. Hingga Juli 2016, kredit hunian Bank Mandiri tumbuh 8,1% menjadi sebesar Rp 32,2 triliun ketimbang periode sama di tahun lalu yang sebesar Rp 29,8 triliun. Pencapaian ini di atas rata-rata industri yang tumbuh sebesar 5,2%.

Seiring amnesti pajak,Bank Mandiri menyakini bisa mencetak pertumbuhan lebih tinggi di semester II. Demi mencapai target, Bank Mandiri menawarkan bunga tetap sebesar 8,5% selama lima tahun yang hanya berlaku bagi nasabah prioritas atau nasabah tajir.

Bank Mandiri fokus menyalurkan kredit perumahan di segmen menengah atas dengan rata-rata pembiayaan sebesar Rp 700 juta. “KPR untuk rumah seken 47% dan KPR rumah baru 53%,” jelas Senior VP Bank Mandiri Harry Gale, Senin (29/8).

Setali tiga uang, Direktur Konsumer Bank Central Asia (BCA) Henry Koenaifi mengatakan, ticket size rata-rata KPR BCA sebesar Rp 1 miliar atau kalangan atas. Sampai akhir tahun, BCA menargetkan pertumbuhan KPR sebesar 8%-10%. Strateginya, menyodorkan bunga KPR tetap di kisaran 7,99%-8,99%.

Panji Irawan, Direktur Tresuri Bank Negara Indonesia (BNI) menambahkan, pihaknya akan menerbitkan negotiable certificate deposit (NCD) senilai Rp 1 triliun. Dana dari NCD ini akan digunakan untuk penyaluran kredit,salah satunya KPR. BNI mematok target pertumbuhan KPR sebesar 10% menjadi Rp 38,13 triliun di akhiir 2016. “Properti menjadi alternatif penempatan dana repatriasi, terlebih pajak untuk properti papan atas sudah lebih rendah,” ujar Achmad Baequni, Direktur Utama BNI. Sedangkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mematok pertumbuhan KPR sebesar di bawah 10% di sepanjang tahun ini.

Penulis: Shuliya R, Nina D

Sumber: Harian Kontan, 30-08-2016

http://www.pengampunanpajak.com

info@pengampunanpajak.com



Kategori:Pengampunan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: